Entri Populer

Jumat, 19 November 2010

PERANCANGAN WAN


I.                 LATAR BELAKANG
Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dan semakin meningkatnya kebutuhan komunikasi global, dipelukan pengetahuan tentang teknologi informasi tersebut. Perkembangan teknologi informasi menyebabkan dunia menjadi tanpa batas (unlimited),Komunikasi data sangat dibutuhkan oleh perusahaan dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. “Mengapa komunikasi data sangat dibutuhkan?””.  Tentukannya hal itu menjadi pertanyaan bagi kalangan masyarakat luas. Dalam suatu perusahaan atau organisasi sangat membutuhkan suatu bentuk sarana yang dapat membantu untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya, agar dapat membantu untuk berkomunikasi, maka dibutuhkan Teknologi Komunikasi Data untuk sama lain, supaya dapat saling berhubungan guna menjalankan dan mengembangkan usaha yang berhubungan dengan informasi global, untuk memperoleh suatu informasi tersebut maka dibutuhkan suatu jaringan luas yang biasa disebut WAN (Wide Area Network).
WAN adalah suatu jaringan yang jangkauannya dapat mencakup daerah geografis yang luas, seperti antar sebuah Negara bahkan benua. Di dalam suatu WAN terdapat IP address yang  berbeda. IP Address adalah alamat yang diberikan jaringan computer untuk menghubungkan berbagai jaringan dalam IP Address maka diperlukan suatu alat yang disebut Routeru . Router adalah suatu alat yang digunakan untuk menghubungkan berbagai jaringan dalam IP Address yang berbeda.
Untuk lebih menghemat biaya dari penggunaan perankat jaringan Wan maka router dapat dijadikan sebuah PC (Personal Komputer). Keunggulan dari PC Router adalah harganya lebih murah daripada buatan pabrik, selain itu dalam perawatan lebih mudah, dan bila tejadi kerusakan akan lebih mudah dalam memperbaikinya.
Mikrotik OS merupakan salah satu vedor baik hardware maupun software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router. Mikrotik Router OS adalah system operasi berbasis linux base dan dapat digunakan untuk menjadikan computer menjadi computer network yang handal. Mikrotik memiliki kemudahan dalam mensetting. Dengan adanya Router/PC Router tersebut, sehingga dapat terbentuk jaringan WAN. Salah satu penerangan WAN dilingkungan Departemen Pendidikan Nasional adalah JARDIKNAS.
JARDIKNAS adalah jejaringan Pendidikan Nasional, dimana sekolah-sekolah terhubung kejaringan WAN. Dengan adanya jardiknas system  informasi seperti NPSN (Nomor Pokok sekolah Nasional) dapat dengan mudah dilaksanakan. Demikian pula melalui jardiknas, bandwith internet dari  DEPDIKNAS  dapat dinikmati sekolah-sekolah Client untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pemanfaatan jardiknas selain seperti tersebut diatas adalah program Pembangunan Jarak Jauh (PJJ). Sebagai ritisan PJJ adalah program beasiswa D3 Teknisi jardiknas. Prograam ini merupakan kebijakan DEPDIKNAS dapat dinikmati sekolah-sekolah client untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pemanfaatan jardiknas selain seperti tersebut diatas adalah program Pembangunan Jarak Jauh (PJJ). Sebagai rintisan PJJ adalah program beasiswa.D3 Teknisi jardiknas. Program ini merupakan kebijakan DEPDIKNAS dapat dinikmati untuk membekali lulusan SMK/SMA/MA yang baru lulus yang dipersiapkan sebagai tenaga teknisi  di dinas p dan k, skb (sanggar kegiatan belajar),ICT Center, sekolah client.
Sistem pembelajaran magang di sekolah/instansi serta belajar di ICT Center. Materi serta ujiannya menggunakan system online maupun offline.








II.                 KEUNGGULAN DAN FUNGSI PRODUK/JASA
Dari segi alat yabg akan kami gunakan mempunyai banyak keunggulan dibanding bila kita membeli alat yang langsung jadi dari pabrik. Keunggulan dari alat ini adalah harganya yang lebih murah dari buatan pabrik, selain itu bila terjadi kerusakan akan lebih mudah dalam memperbaikinya.
Dari segi system operasi yan diguanakan PC Router adalah Mikrotik OS, yang memiliki kemudahan dalam menstting serta fasilitas yang ditawarkan cukup lengkap antara lain dalam Manajemen Bandwith, Firewall, Routing, dll.
III.               BAHAN
No
Nama Bahan
Spesifikasi
Satuan
jumlah
1.
Konektor RJ 45

Buah
10
2.
Kabel UTP
CATSE
Meter
20
3.
Isolasi
Warna bening
Buah
1

IV.              FASILITAS/PERALATAN
No
Nama Alat
Spesiikasi
Satuan
Jumlah
pemilik
1.
PC untuk Client
Pentium IV
a.       Casing
b.      PSP 450 Watt
c.       Prosessor
d.      RAM 256 MB
e.       HD 10 GB
f.       FDD 3.5”
g.       CD drive 25x
h.      VGA 64 Mb
i.        Sound Card
j.        NIC 10/100 Mbps
k.      Monitor 15” 1024 x 768
2 buah

Industri/sekolah
2.
PC Server
Pentium IV
a.       Casing
b.      PSP 450 Watt
c.       Prosessor
d.      RAM 256 MB
e.       HD 40 GB
f.       FDD 3.5”
g.       CD drive 25 X
h.      VGA
i.        Sound Card
j.        NIC 10/100 Mbps
k.      Monitor 15” 1024 x 768
2 Buah

Industri/sekolah
3.
PC Router
Pentium IV
a.       Casing
b.      PSP 450 Watt
c.       Prosessor
d.      RAM 128 MB
e.       HD 4 GB
f.       FDD 3.5”
g.       CD drive 25 X
h.      VGA
i.        Sound Card
j.        NIC 10/100 Mbps
k.      Monitor 15”
2 Buah

Industri/sekolah
4.
Hub/Swtch HUB
8 port

1 buah
Industri/sekolah
5.
AP indoor
SL-3054CB3 Plus Deluxe

1 buah
Industri/sekolah
6.
Crimping tool


2 buah
sekolah
7.
Cable Tester


2 buah
sekolah
8.
Obeng +


2 buah
sekolah
9.
Obeng -


2 buah
sekolah
10.
USB Wireles Adapter
Linksys 802.11 g

2 buah
sekolah

V.                 SOFTWARE
NO
Nama
Keterangan
1.
CD Sistem Operasi
Windows
2.
CD Sistem
Mikrotik

VI.              PROSES PRODUKSI (SISTEMATIKA KERJA)
a.       Langkah Pembuatan
1.      Pembuatan / perencanaan topologi
2.      Penentuan Operating Sistem
3.      Instalasi Operating Sistem
4.      Konfigurasi jaringan
5.      Pengujian alat
b.      Instalasi Pengkabelan dan Perangkat Jaringan
1.      Mempersiapkan pengkabelan jaringan. Sesuai dengan jumlah computer dalam jaringan
2.      Memasang Perangkat Pendukung, sehingga siap digunakan
c.       Perakitan, Instalasi dan  konfigurasi PC Server
1.      Membuat daftar kebutuhan
2.      Menyiapkan buku manual
3.      Membuat lankah-langkah prosedur perakitan
4.      Memilih kompunen PC
5.      Merakit Kompunen PC
6.      Mengecek perakitan PC
7.      Menhidupkan PC
8.      Memilih CD software
9.      Mempartisi dan memformat
10.  Meng-install software system operasi PC Server, dalam hal ini Windows XP
11.  Meng-install software driver untuk kompunen PC server (web server, mail server,ftp server)
12.  Koneksikan computer server ke dalam jaringan
13.  Menginstal kompunen Windows Xp
14.  Men-setting (penomoran IP Address dan Sharing)
15.  Meng-konfigurasikan jaringan di PC server (web server, mail server, ftp server)
16.  Merapikan (Finishing)
17.  Pengujian fungsi jaringan (system koneksi) dan sharing perangkat keras, data, dan perangkat lunak.
18.  Pengujian fungsi server
d.      Perakitan, Instalasi dan Konfigurasi PC Router
1.      Membuat daftar kebutuhan
2.      Menyiapkan buku manual
3.      Membuat langkah-langkah prosedur perakitan
4.      Memilih kompunen PC
5.      Merakit kompunen Pc
6.      Mengecek perakitan PC
7.      Menghipkn PC
8.      Memilih CD Software
9.      Mempartisi dan format
10.  Meng-install software system operasi jaringan PC, dalam hal ini Mikrotik OS
11.  Koneksikan computer Server ke dalam jaringan
12.  Men-setting NIC (penomoran IP Address dan sharing)
13.  Meng-konfigurasi jaringan di PC server dan PC Client
14.  Merapikan (Finishing)
15.  Pengujian fungsi jaringan (system koneksi) dan sharing perangkat keras, data, dan perangkat lunak.
16.  Pengujian fungdi PC Router
e.       Instalasi PC Client 1
1.      Membuat daftar kebutuhan
2.      Menyiapkan buku manual
3.      Memilih CD software
4.      Mem-partisi dan format
5.      Meng-instal Sistem Operasi Windows XP
6.      Meng-Install software driver untuk kompunen PC (VGA, Sound Card, NIC)
7.      Koneksikan computer client ke dalam jaringan
8.      Men-setting (penomoran IP Address dan sharing)
9.      Meng-install software Aplikasi
10.  Merapikan (finishing)
11.  Pengujian Client (system koneksi dengan client lain atau server)
12.  Pengujian fungsi client di jaringan
f.       Instalasi PC Client 2
1.      Membuat daftar kebutuhan
2.      Menyiapkan buku manual
3.      Memilih CD software
4.      Mem-partisi dan format
5.      Meng-instal Sistem Operasi Windows XP
6.      Meng-Install software driver untuk kompunen PC (VGA, Sound Card, NIC)
7.      Koneksikan computer client ke dalam jaringan
8.      Men-setting (penomoran IP Address dan sharing)
9.      Meng-install software Aplikasi
10.  Merapikan (finishing)
11.  Pengujian Client (system koneksi dengan client lain atau server)
12.  Pengujian fungsi client di jaringan
g.       Langkah Kerjar
1.      Instalasi PC dan pheriferal untuk jaringan LAN
2.      Instalasi Mikrotik OS
3.      Berikan paket instalasiuntuk kebutuhan server
4.      Ikuti langkah instalasi OS sampai selesai
5.      Berikan IP Address pada masing-masing Network Interface Card sesuai dengan network yang diwakilinya
6.      Berikan konfigurasi untuk forwarding pada file/etc/rc.conf dengan menambahkan baris :
 - default server = “10.40.105.70” (jika gateway = 10.40.105.70) gateway = 10.40.105.70) gateway_enable = “yes” server_enable = “yes”
7.      Restart Komputer
Untuk Pengujian
1.      Koneksikan setiap NIC dengan masing-masing Networknya
2.      Lakukan pengujian (ping) dari workstation ke gatewaynya (server)
3.      Lakukan pengujian (ping) antar network yang digabungkan oleh server
Topologi yang digunakan
Keterangan :
ISP (Internet service provider)
Network Address         : 10.40.105.70/24
DNS                             : 202.134.0.155 dan 202.135.2.5
PC ROUTER 1
IP Address a (public 1)            : 10.40.105.71
IP Address b (local 1)  : 10.40.35.2
Access Point
IP Address                   : 10.40.35.2
Subnetmask                 : 255.255.255.0
SSID                            : TA_TKJ
Chanel                         : Ch 6 (2437 MHz)
Brige 1
IP Address                   : 10.40.35.6
Gateway                      : 10.40.35.1
Subnetmask                 : 255.255.255.0

Brige 2
IP Address                   : 1040.35.4
Gateway                      : 10.40.35.1
Subnetmask                 : 255.255.255.0
PC ROUTER 2
IP Address c (public)   : 10.40.35.5
IP Address d (local)     : 192.168.0.1
Untuk Client dibuat DHCP
IP Address                   : 192.168.0.51 – 192.168.0.100
Gateway                      : 192.168.0.1
Subnetmask                 : 255.255.255.0
Pengujian :
Dari workstation di network B lakukan pengujian (ping) ke :
1.      GW.network B (10.40.105.70)
2.      Salah satu host di internet
Jika hasil pengujian menunjukan koneksi berhasil, maka router telah berfungsi.
Gunakan perintah hasil pengujian menunjukkan koneksi berhasil. Maka router telah berfungsi
Gunakan perintah “trace router” untuk menguji hop yang di lalui oleh data dari pengirim ke penerima
Pada workstation di network B :
# trace router 202.51.232.1 enter
Hasilnya harus :
1.      10.40.105.70 time < 10ms
Sehingga dapat disimpulkan router yang dilalui oleh data di network A ke gateway adalah melewati :
10.10.10.1 (Gateway network B)
“ Default Gateway di tentukan dengan memberikan/ ditujukan pada IP Address/ gateway yang merupakan jalur menuju internet. (sesuai arah aliran data)
VII.            RENCANA ANGGARAN BIAYA
NO
Nama Barang
Spesifikasi
Jumlah
Harga satuan
Jumlah
1
Kabel UTP Belden
Merk AMP
20 Meter
Rp      2.500,-
Rp   50.000,-
2
Konektor RJ 45
Merk AMP
10 buah
Rp      2.000,-
Rp   20.000,-
3
CD ROM
52 max
5 buah
Rp      40.000,-
Rp   200.000,-
4
CD Backup

5 buah
Rp      3.000,-
Rp   15.000,-
5
Isolasi

1 buah
Rp      1.000,-
Rp   1.000,-



jumlah

Rp   286.000,-

Bila alat akan dibeli peserta uji maka anggaran biaya ditambah table berikut
NO
Nama Alat
Spesifikasi
Jumlah
Harga satuan
Jumlah
1.
Komputer Router
P3,128 Mb
2 buah
Rp    1.500.000,-
Rp     3.000.000,-
2.
Komputer Client
P3,256 Mb
2 buah
Rp    3.750.000,-
Rp     7.500.000,-
3.
Komputer Server
P4,256 Mb
1 buah
Rp    4.000.000,-
Rp     4.000.000,-
4.
CD Sistem Operasi
Windows
1 buah
Rp        800.000,-
Rp     1.200.000,-
5.
CD Sistem Operasi
Mikrotik
1 buah
Rp    1.200.000,-
Rp     1.200.000,-

Jumlah
Rp   16.000.000,-


Upah kerja
1.      Pemasangan pengkabelan jaringan per mode @ Rp. 25.000    Rp.       100.000,-
2.      Perakitan dan instalasi system operasi @ Rp. 25.000              Rp.       200.000,-
3.      Konfigurasi Server                                                                   Rp.       300.000,-
4.      Pengujian Jaringan                                                                   Rp.       150.000,-
5.      Kebutuhan Biaya seluruhan                                                     Rp.       923.000,-
6.      Pajak 10%                                                                               Rp.         77,300,-
7.      Kebutuhan biaya dengan pajak                                                            Rp.     1.000.000,-

VIII.         SASARAN PASAR/PENGGUNA
1.      Vedor Komputer
2.      ISP
3.      Perusahaan Komersial
4.      Organisasi
5.      Lembaga Pemerintahan

1 komentar:

blog ade zakaria mengatakan...

thank.........................

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger